Leave Your Message

Asam 1-Naftalenasetat (NAA) Kemurnian Tinggi 98% TC | Regulator Pertumbuhan Tanaman Premium (CAS No.: 86-87-3)

Tingkatkan Perakaran dan Hasil Panen dengan NAA Premium (CAS 86-87-3) Asam 1-Naftalenaasetat (NAA) adalah regulator pertumbuhan tanaman auksin sintetis spektrum luas. Banyak digunakan dalam pertanian, hortikultura, dan kultur jaringan, NAA unggul dalam mendorong pembentukan akar, menginduksi pembungaan, mencegah kerontokan buah, dan meningkatkan hasil panen secara keseluruhan. Bubuk NAA Grade Teknis (TC) 98% kami memastikan efisiensi dan stabilitas maksimum untuk formulasi pertanian Anda.

  • Nama Produk asam a-naftalenaasetat (NAA)
  • Nomor CAS: 86-87-3
  • Penampilan Bubuk kristal berwarna putih atau putih kekuningan
  • Kemurnian (HPLC) >98,0%
  • Titik lebur

Apakah itu Asam 1-Naftalenasetat (NAA)?

Asam 1-Naftalenaasetat (NAA)NAA, dengan nomor CAS 86-87-3, adalah fitohormon sintetis ampuh yang termasuk dalam keluarga auksin. Tidak seperti auksin alami, NAA tetap stabil di dalam tanaman untuk jangka waktu yang lebih lama, memberikan stimulasi pertumbuhan yang berkelanjutan. NAA berperan sebagai bahan penting dalam bubuk perangsang akar komersial, agen penjarangan buah, dan semprotan anti-rontok.

Aplikasi dan Manfaat Utama di Bidang Pertanian

  • Agen Perangsang Akar Unggul: NAA secara signifikan mempercepat pembentukan akar adventif pada stek tanaman, menjadikannya bahan pokok untuk pembibitan dan laboratorium kultur jaringan.

  • Mencegah Buah Rontok Sebelum Panen: Penyemprotan NAA pada apel, pir, jeruk, dan kapas sebelum panen efektif mencegah gugurnya buah/polong sebelum waktunya, sehingga mengamankan hasil panen Anda.

  • Penjarangan Bunga dan Buah: Pada konsentrasi tertentu, NAA bertindak sebagai agen penjarangan yang efektif untuk pohon buah-buahan, membantu menyeimbangkan beban buah dan meningkatkan ukuran serta kualitas akhir dari hasil panen yang tersisa.

  • Mendorong Pembungaan & Pembentukan Buah: Senyawa ini merangsang pembungaan pada nanas, meningkatkan tingkat pembentukan buah pada tomat dan paprika, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap tekanan lingkungan.

Panduan Dosis & Penggunaan yang Direkomendasikan

Catatan: Efek NAA sangat bergantung pada konsentrasi dan tahap pertumbuhan tanaman tertentu. Selalu lakukan uji coba skala kecil sebelum aplikasi secara luas.

  • Untuk perakaran stek: Celupkan pangkal stek ke dalam larutan 100–500 ppm atau campurkan ke dalam bubuk perangsang akar.

  • Untuk Mencegah Buah Rontok: Semprotkan pada konsentrasi 10–20 ppm selama tahap pertumbuhan pertengahan hingga akhir atau 2-3 minggu sebelum panen.

  • Untuk Penjarangan Buah: Aplikasikan pada konsentrasi 5–30 ppm tergantung pada spesies pohon buah (misalnya, apel atau pir) segera setelah bunga mekar penuh.

Penanganan, Penyimpanan & Pengemasan

  • Keselamatan & Penanganan: Gunakan alat pelindung diri (sarung tangan, kacamata pelindung). Hindari menghirup debu atau kontak langsung dengan kulit.

  • Kondisi Penyimpanan: Simpan di gudang yang sejuk, kering, dan berventilasi baik. Jaga agar wadah tertutup rapat dan jauhkan dari sinar matahari langsung, kelembapan, dan bahan alkali yang tidak kompatibel.

  • Kemasan yang Tersedia: 1 kg/kantong aluminium foil, 25 kg/drum serat, atau kemasan khusus berdasarkan kebutuhan grosir dalam jumlah besar.

Q1: Apakah NAA larut dalam air?

A1: NAA murni (98% TC) memiliki kelarutan rendah dalam air dingin. Untuk melarutkannya sepenuhnya, disarankan untuk terlebih dahulu melarutkan bubuk tersebut dalam sedikit etanol, aseton, atau larutan alkali (seperti natrium hidroksida encer), lalu encerkan dengan air hingga konsentrasi yang dibutuhkan. Sebagai alternatif, Anda dapat mencari bentuk garamnya yang larut dalam air. NAA-Na (Natrium 1-naftalenaasetat).

Q2: Apa perbedaan antara NAA dan IBA?

A2: Meskipun keduanya merupakan hormon tumbuhan tipe auksin yang digunakan untuk perakaran, IBA (Asam Indole-3-butirat) umumnya lebih baik untuk memulai percabangan akar dan perkembangan rambut akar, sedangkan ITU sangat baik untuk merangsang pembentukan akar adventif awal dan seringkali lebih hemat biaya untuk penggunaan pertanian secara luas. Keduanya sering dikombinasikan untuk hasil yang optimal.